{"id":9863,"date":"2025-11-08T10:12:47","date_gmt":"2025-11-08T03:12:47","guid":{"rendered":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/?p=9863"},"modified":"2025-11-08T10:20:25","modified_gmt":"2025-11-08T03:20:25","slug":"hima-musik-isi-yogyakarta-sukses-gelar-seminar-ngelmu-pring-lentur-di-tengah-teguh-menjaga-akar-tradisi-musik-di-era-modern","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/en\/2025\/11\/08\/hima-musik-isi-yogyakarta-sukses-gelar-seminar-ngelmu-pring-lentur-di-tengah-teguh-menjaga-akar-tradisi-musik-di-era-modern\/","title":{"rendered":"HIMA Musik ISI Yogyakarta Sukses Gelar Seminar \u201cNgelmu Pring\u201d: Lentur di Tengah Teguh, Menjaga Akar Tradisi Musik di Era Modern"},"content":{"rendered":"<p><strong>Yogyakarta, 7 November 2025<\/strong> \u2014 Himpunan Mahasiswa Program Studi Musik (HIMA Musik) ISI Yogyakarta sukses menyelenggarakan seminar bertajuk <em>\u201cNgelmu Pring: Lentur di Tengah Teguh \u2013 Menjaga Akar Tradisi Musik di Era Modern\u201d<\/em>. Acara ini berlangsung pada Jumat (7\/11\/2025) di Gedung Kuliah Umum Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Yogyakarta, dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta pegiat seni dari berbagai bidang.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan menghadirkan <strong>Paksi Raras Alit<\/strong>, pegiat budaya, musik, dan sastra Jawa yang dikenal dengan pemikirannya tentang hubungan antara tradisi dan modernitas. Dalam kesempatan ini, Paksi mengusung tema <em>\u201cHibriditas Seni\u201d<\/em>\u2014sebuah gagasan yang menyoroti bagaimana tradisi dan modernitas dapat saling berinteraksi, berbaur, dan melahirkan bentuk-bentuk ekspresi seni baru tanpa kehilangan akar nilai budaya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Seminar dibuka dengan sambutan dari Muhammad Dika Aldhiansyah, Ketua HIMA Musik ISI Yogyakarta, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah refleksi bagi mahasiswa untuk memahami hubungan antara tradisi dan praktik musik masa kini.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cMelalui seminar ini, kami ingin membuka ruang berpikir bagi kita semua agar tidak hanya fokus pada teknik bermusik, tetapi juga memahami akar budaya dan nilai yang menyertai musik Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_132728-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9864\" srcset=\"https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_132728-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_132728-768x432.jpg 768w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_132728-640x360.jpg 640w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_132728-400x225.jpg 400w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_132728-367x207.jpg 367w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sambutan Ketua HIMA Musik ISI Yogyakarta <br>Muhammad Dika Aldhiansyah<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya, Kustap, S.Sn., M.Sn., selaku Ketua Program Studi Musik ISI Yogyakarta, memberikan apresiasi atas inisiatif HIMA dalam menghadirkan kegiatan akademik yang relevan dengan arah keilmuan prodi. Ia menegaskan bahwa Prodi Musik ISI Yogyakarta memiliki <em>core keilmuan pada bidang musikologi<\/em>, yakni kajian tentang musik dalam konteks sosial, budaya, dan estetika.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cMelalui kajian musikologi, mahasiswa diajak untuk memahami musik tidak hanya sebagai bunyi atau teknik, tetapi juga sebagai fenomena budaya yang terus berkembang. Seminar seperti ini memperkuat posisi Prodi Musik sebagai ruang dialog antara ilmu dan praktik seni,\u201d tuturnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1907\" height=\"1073\" src=\"https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_133203-edited.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9866\" srcset=\"https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_133203-edited.jpg 1907w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_133203-edited-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_133203-edited-768x432.jpg 768w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_133203-edited-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_133203-edited-640x360.jpg 640w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_133203-edited-400x225.jpg 400w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/20251107_133203-edited-367x206.jpg 367w\" sizes=\"(max-width: 1907px) 100vw, 1907px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sambutan Kaprodi Musik ISI Yogyakarta <br>Kustap, S.Sn., M.Sn.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam sesi diskusi, Paksi menyoroti pentingnya kesadaran reflektif dalam menghadirkan karya musik baru yang tetap berpijak pada nilai-nilai tradisi. Ia mengajak mahasiswa untuk melihat modernitas bukan sebagai ancaman, melainkan peluang untuk menegosiasikan identitas budaya melalui karya yang kontekstual.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cHibriditas adalah jembatan, bukan penghapusan tradisi, tapi cara baru untuk menjaganya tetap hidup,\u201d tambahnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1920\" height=\"2560\" src=\"https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_20251107_133933-edited-scaled.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9868\" srcset=\"https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_20251107_133933-edited-scaled.jpg 1920w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_20251107_133933-edited-768x1024.jpg 768w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_20251107_133933-edited-1152x1536.jpg 1152w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_20251107_133933-edited-1536x2048.jpg 1536w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_20251107_133933-edited-640x853.jpg 640w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_20251107_133933-edited-400x533.jpg 400w, https:\/\/musik.isi.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_20251107_133933-edited-367x489.jpg 367w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Paksi Raras Alit mengusung gagasan \u201cHibriditas Seni\u201d dalam seminar \u201cNgelmu Pring: Lentur di Tengah Teguh\u201d yang diselenggarakan oleh HIMA Musik ISI Yogyakarta<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Menurut Paksi, konsep <em>hibriditas seni<\/em> mencerminkan kelenturan tradisi dalam menghadapi perubahan zaman. Ia mengaitkan gagasan ini dengan filosofi <em>\u201cNgelmu Pring\u201d<\/em>, atau ilmu bambu, yang menjadi simbol keseimbangan antara keteguhan dan kelenturan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>\u201cBambu itu lentur namun kuat. Begitu pula tradisi, ia bisa menyesuaikan diri dengan perubahan tanpa kehilangan akarnya. Hibriditas seni bukan sekadar percampuran, tetapi pertemuan nilai antara masa lalu dan masa kini,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p>Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang muncul dalam sesi dialog. Mahasiswa menyampaikan pandangan bahwa gagasan hibriditas seni membuka perspektif baru dalam memahami posisi tradisi di tengah dinamika musik modern.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan terselenggaranya seminar <em>\u201cNgelmu Pring\u201d<\/em> ini, HIMA Musik ISI Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang diskusi yang kritis dan inspiratif. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kajian musik di ISI Yogyakarta tidak hanya berfokus pada praktik, tetapi juga pada pemikiran yang memperkuat identitas dan arah perkembangan musik di Indonesia. (redaksi &#8211; tim humas prodi musik)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yogyakarta, 7 November 2025 \u2014 Himpunan Mahasiswa Program Studi Musik (HIMA Musik) ISI Yogyakarta sukses menyelenggarakan seminar bertajuk \u201cNgelmu Pring: Lentur di Tengah Teguh \u2013 Menjaga Akar Tradisi Musik di Era Modern\u201d. Acara ini berlangsung pada Jumat (7\/11\/2025) di Gedung Kuliah Umum Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Yogyakarta, dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta pegiat seni [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[42,45,44,43],"class_list":["post-9863","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-liputan-peristiwa","tag-hima-musik","tag-konferensi","tag-musikologi","tag-seminar"],"featured_image_src":{"landsacpe":false,"list":false,"medium":false,"full":false},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9863","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9863"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9863\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9874,"href":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9863\/revisions\/9874"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9863"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9863"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/musik.isi.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9863"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}